SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Sebuah Tanda Akhir Hidup

Saya bukan dokter,saya juga bukan ahli diagnosa tapi disini saya ingin berbagi perihal kesehatan. Khususnya jantung. Berdasar pengalaman saya pribadi dan juga tetangga saya. Pasti Anda tahu sebuah keadaan yang di sebut serangan jantung (heart attack kalo ga salah). Di seusia saya (27th) saya pernah mengalami gejala serangan jantung lho. Engga bangga banget deh. Tapi itu membuat saya tahu kondisi orang yang kena serangan jantung. Begini ceritanya..

Sepulang dari warung sekitar jam 11 siang dalam keadaan berkeringat saya mencoba untuk rebahan. Saya merasa nyeri di dada saya. Nyeri yang kalo berdiri ga kuat, dan kalo buat duduk terasa mendingan. Lalu saya rebahan,nyerinya kerasa lagi, Saya rebahan lagi dan kerasa nyeri lagi, begitu seterusnya. Saya seolah sedang ngetes sesuatu. Saya kepikiran sama kata-kata dokter di sebuah artikel (saya lupa namanya). Yang mengatakan kalo serangan jantung atau Angin Duduk (istilah merakyat-nya) itu kalo dibawa duduk,nyeri di dada terasa mendingan daripada sewaktu berdiri maupun rebahan. Hal itu saya jadikan patokan. Dan saya simpulkan bahwa saya mengalami serangan jantung (entah benar entah tidak). Saya tenangkan diri saya,ambil nafas pelan-pelan hembuskan juga dengan perlahan. Nyerinya berangsur menghilang. Istri saya yang sedari tadi memperhatikan dengan cemas bertanya keadaan saya dan menanyakan kenapa diam saja. Saya terangkan bahwa baru saja saya kena serangan jantung. Dan karena saya masih muda saya bisa bertahan (karena beruntung juga kali ya??).

Saya teringat cerita kawan saya tentang seorang Bapak yang berusia sekitar 50th-an. Pada waktu itu Beliau dalam keadaan sangat lelah dan berkeringat,maklum Beliau pekerja keras. Dan merasa apabila langsung mandi akan terasa nyaman sekali. Dan benar. Beliau langsung mandi. Bukannya rasa segar yang Beliau rasa,melainkan degup jantungnya bertambah cepat di ikuti rasa nyeri (kata Beliau). Beliau roboh dan anggota keluarganya yang mengetahui langsung melarikannya ke Rumah Sakit. Alhamdulillah, Beliau selamat dan kejadian hari itu menjadikan pelajaran bagi semua pihak.

Hal itu yang membuat saya bersyukur sekali bahwa keadaan saya waktu itu tidak membuat saya sampai di larikan ke Rumah Sakit, terlebih kejadian itu bukan akhir hari saya. Entah saya  akan berada dimana bila itu adalah akhir hari saya. Lha Amal baiknya Nol besar,sholatnya bolong-bolong lagi.

Anda pasti juga pernah mengalminya.

Advertisements

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 8, 2011 by in Informasi, Kesehatan and tagged , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: