SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Tragedi Hati Nurani

Astagfirullah..kata itu yang keluar dari mulut saya ketika pertama kali melihat rekaman cctv tabrak lari yang menimpa seorang anak kecil bernama Wang Yue (2th). Anak kecil yang begitu rapuh tertabrak van yang melintas di dekatnya dan yang membuat dada saya bergejolak marah adalah ketika 18 orang yang lewat hanya diam saja tanpa ada gelagat hendak menolong. Bahkan van kedua yang melintas malah ikutan menginjak tubhnya yang malang.

Ketika tulisan ini saya buat,saya merasakan emosi yang di rasakan orang tuanya berpindah ke dalam dada saya. Marah dan dendam,namun tidak bisa berbuat banyak. 18 orang itu bisa jadi korban dari sistem. Sistem yang membuat mereka apatis. Dan sedihnya adalah Wang Yue adalah korban dari ke-apatis-an itu. Tubuhnya yang bersimbah darah di biarkan begitu saja tergeletak di jalanan. Hingga seorang pemulung tua menolongnya.

Menyedihkan.

 

Lebih menyakitkan lagi adalah kenyataan bahwa otak Wang Yue di nyatakan mati secara klinis,serta orang tuanya harus mengambil keputusan pahit : kapan waktu yang tepat mencabut alat penopang kehidupan gadis cilik itu. Sungguh pastilah remuk redam perasaan orang tuanya.

Wang Yue kini telah wafat,setelah delapan hari koma. Jiwanya telah bebas di alam yang lebih baik. Dimana tidak ada ke-apatis-an disana,dimana tidak ada manusia acuh yang hanya perduli dirinya sendiri. Semoga Wang Yue mendapatkan tempat yang terbaik.

Advertisements

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 21, 2011 by in Kisah Nyata and tagged , , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: