SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Aku Jatuh Cinta Lagi

“Ayaah, anun!, Ayaaaahh, anun!” Seru si kecil Irul membangunkanku. Memang untuk beberapa kata ia belum bisa mengucapkannya dengan fasih. Seperti ketika ia membangunkanku tadi. Ia mengucap kata ”anun” dengan maksud kata “bangun”. “Iya bentar” sahutku malas. Jam memang sudah menunjuk pukul 6.30 menit. Tapi aku yang baru tidur pukul 02 dini hari ini terasa masih sangat mengantuk. Irul menatapku, menunggu reaksi yang akan kulakukan. Aku juga diam. Secara tiba-tiba, aku pura-pura tidur lagi.

“Aaaaa..Ayaaaahh anuunn. Ini ini timutnya di butak” ucapnya cadel.
“Ya ya..Ayah bangun. Ini sudah bangun lho. Nih nih” kataku sambil membuka dan menutup mata.
“ti ti .. Timutnya di butak”
“Selimutnya di buka?” tanyaku. Ia mengangguk dan aku lekas membuka dan melipat selimutku. Aku belum berdiri, masih duduk diatas kasurku. Menunggu apa lagi yang akan dia lakukan.

“Ayah beydiyi dong” pintanya kemudian
“Ga mau ah” sahutku
“Aaaa..Ayaah beydiyi dong”
“Tapi Ayah cium dulu, sampai bunyi” Kataku sambil menyodorkan pipi ke arahnya. Akhir-akhir ini ia suka sekali mencium sampai terdengar suara kecup seperti “muach”. Bermula dari Ibunya yang mengecup pipinya sampai bunyi dan Irul komentar “Ibuk nyium Iyul sampe bunyi”. Semenjak itu, kami selalu minta Irul mencium pipi dengan embel-embel “sampai bunyi”.

Ia memonyongkan bibirnya dan  menempelkannya di pipiku. Setelah menempel penuh ia bersuara “muach”. Hehehehe sensasi dicium anak memang tiada duanya. Beda ketika mencium Ibunya waktu pacaran dulu. Hihihihihihihi

Ia lalu kurengkuh, memasukkannya ke dekapannku. Sebelum ia berontak, aku dekatkan bibirku ke telinganya. Lalu berbisik “Ayah sayang Irul”.

Ia tidak beranjak. Tetap di dekatku. Kemudian menatapku dan sejurus kemudian ia mengecupku lagi di pipi yang sama. “Aaaaaaa…Aku jatuh cinta lagiiiiiii..!!!” seruku. Ia langsung ku peluk, ku hadiahi ciuman. Satu ciuman, dua ciuman, tiga ciuman,empat,lima hingga yang keberapa aku tak tahu. Ia mulai berontak. Wajahku didorongnya menjauh. Tapi aku malah mengusapkan bulu jenggotku yang tumbuh tipis ke tangannya. Ia kegelian, ia tarik tangannya kembali “Ayaaaaahh”

Hahahahaha..aku tertawa. “Ayah sayang Irul” kali ini ku ucapkan keras. Si kecil 2 tahun itu malah menirukannya “Ayah cayang iyu”.
“Bukaaan, kalo Ayah bilang ‘Ayah sayang Irul’, trus Irul jawab ‘Irul sayang Ayah’. Gituu ”
“Iyu ca.ca.cayang Ayah”
“nah gitu ya, ayo kita ulangi”
“Ayo liat Ta Api Yah” pintanya
“Lho?? kok malah Kereta Api?”
“Ayo liat Ta Api Ayaaaah”
“Ayah sayang Irul”
Irul diam sebentar seperti mengingat sesuatu. Dengan perlahan ia berkata
“Iyu cayang Ayah”

“Aaaa..aku jatuh cinta lagiiiii”
Opss kali ini dia sudah lari duluan.

***


“Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway The Fairy and Me yang diselenggarakan oleh Nurmayanti Zain.

Advertisements

6 comments on “Aku Jatuh Cinta Lagi

  1. Maya
    March 12, 2012

    ehm, jatuh cinta lagi pada orang yang memanggilmu ayah ^^ manis sekali~ benar-benar sosok yang berharga 🙂

    —————-
    sudah terdaftar ya wan!
    terima kasih atas partisipasinyaa~

    ***
    Terima kasih juga Mba Maya

    Like

  2. Millati Indah
    March 12, 2012

    Hehehehe, Bapak saya gak pernah bilang “sayang” ke saya, jadi rada takjub kalo ada bapak-bapak yang bilang “sayang” ke anaknya.
    ****
    Kalo gitu di duluin ngucapinnya aja mba, ntar pasti ngomong sayang ke mba

    Like

  3. Dandelion
    March 13, 2012

    kali ini jatuh cintanya gak bikin mamanya cemburu ya mas 🙂
    hehehe
    salam kenal en salam semangat GA 🙂

    ***
    tapi bikin ngajak jalan-jalan melulu. Salam kenal juga. Mana GA lagi

    Like

  4. Dewa si Anak Angin
    March 13, 2012

    kyaknya enak yah jadi bapak,…
    ***
    hahahaha..kenapa ga dicoba bro

    Like

    • Dewa Putu A.M.
      April 5, 2012

      haduwh,..
      msi siapin, mental, fisik, budget n’ ibunya,..
      hahaha

      ****
      hahahaha

      Like

  5. hp yitno
    March 20, 2012

    Anaknya lucu ya sob. Kata-kata yang sedikit nggak jelas saat membangunkanmu itu adalah kata-kata yang manis. Pasti gemes lihat anak sekecil itu. Rasa sayang makin bertambah. Iyu cayang ayah he..he…
    Ta Api ayah

    ***
    Wah..gemes banget bro. Pipinya adalah zona kami yang gemes ngelihat tingkah dia buat cium cubit..hehehe.

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 12, 2012 by in GA/Kontes and tagged , , , , , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: