SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Moral!! mOral?? moRal?! morAl. moraL,

Pernah anda merasa sedih tapi bingung? Pernah merasa marah tapi aneh sendiri karena ga tahu harus gimana? Ngeliat fakta dilapangan yang ada, mau ikut mikirin malah PUSING sendiri. Mau diem aja ngerasa KASIHAN juga.

  • Peringatan bahaya merokok = sekedar himbauan. Begitu mudah mendapatkan rokok, anak SD sudah merokok. Pemerintah tidak mampu menghentikannya karena sudah menjadi Industri yang menyerap banyak tenaga kerja.
  • Stop FREE SEX  = Tapi kenapa kondom di jual bebas? Lalu Ditakut takuti dengan “bahaya pernikahan dini”. Dengan dalih HAM, dengan dalih CITA-CITA, dengan dalih bla bla bla bla. Semua mengajak memperbaiki moral, ok fine, ayo benahi moral.

Tapi moral siapa? Moral “korban iklan” yang berkata Selera Pemberani dan temen-temennya? “Korban siaran tv” yang menampilkan gaya hidup yang semau gue?
Atau para “Korban nafsu tak tertahankan” hingga memperkosa cewek berpakaian seksi yang berkata “Hak ASASI dong, Mau pake baju gimana juga. Pikiran loe tu yang ngeres”.
Lantas moral para penganut Liberalisme yang bersembunyi dibalik “Kebebasan Berekspresi“? Moral pembuat film yang susah membedakan mana Mesum mana Horor? Moral artis yang bersembunyi dibalik kalimat “Tuntutan pekerjaan. Jadi harus PROFESIONAL” ketika harus berpakaian super mini?
Dan yang paling menohok batin adalah Moral orang-orang yang berkata “Urus moralmu sendiri! ga usah urus Moral orang lain”

Fiuuuhh *buang nafas..kaleem..

Masyarakat dihadapkan pada fenomena FREE SEX karena pacaran lewat batas juga pada mudahnya akses mendapat Rokok dan Kondom.

Semua berawal dari Faham Kebebasan yang secara implisit maupun terbuka disampaikan dari media-media baik itu Tv, Internet, Koran, Majalah dan lainnya. Sehingga generasi menirunya mentah-mentah dan mengaplikasikannya dalam hidup yang ia jalani. Menenteng rokok sepulang sekolah, menghisapnya bersama teman tongkrongan adalah pemandangan yang sudah jamak. Kalimat “Urusan gw”, “Suka suka dong”, “Masalah buat lo”, “Ini hidup gw, urus hidup lo sendiri”, adalah bukti bahwa faham itu sudah merasuk.

Lantas kebebasan itu mereka jalankan hingga ranah percintaan. Mencontoh adegan di film, mengcopy pastenya bahkan merekamnya dan……. BOOOM!!!!!!!… jadilah generasi yang…menyedihkan.

Masyarakat menjerit lirih, menyaksikan ambrolnya akhlak generasi penerus mereka. Yang berani bersuara, menyeru lantang. Mengajak untuk memerangi Free sex, Rokok, narkoba, dan sejenisnya. Membuat forum adalah salah satu langkah yang ditempuh. Dengan segala artikel dan risetnya mencoba membenahi generasi yang sudah terlanjur.. terlanjur menyedihkan.
Agamawan mengajak kembali ke akhlak yang semestinya. Kembali ke akhlak yang dituntunkan Nabi.

Namun Penganut Kebebasan tidak diam saja, terutama yang menikmati hasil dari jerih payah yang lama dibangun. Berdalih mencegah penyakit seksual, mereka menjual bebas Kondom. Menyerukan bahaya menikah dini dan membuat gentar masyarakat yang ingin kembali kepada ajaran Nabi tentang menyegerakan nikah.

haaaahh..*hela nafas.

Silahkan duduk, renungi fakta di masyarakat yang sering luput dari pengamatan anda. Pikirkan bagaimana Generasi-mu ini kedepan nanti.

Advertisements

One comment on “Moral!! mOral?? moRal?! morAl. moraL,

  1. cobalihataku
    March 27, 2012

    miris gan . .

    ****
    Memang menyedihkan

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: