SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Bukain dooong!!

“Hoii” teriak Ndoro Diajeng sambil memukul pagar besi rumahnya. Ia berteriak sekuat tenaga agar satpam di rumah berlantai empat-nya mendengar dan bergegas menghampiri. Klakson motornya tidak lupa dipencetnya berkali-kali hingga menghasilkan suara yang sumbang karena akinya sudah harus diganti. “Aarrrrhhgg, bukain gerbang !!!” teriaknya lagi. Namun sepertinya tidak ada satupun satpam yang mendengar suaranya. Jam 1 dini hari memang jadwal piket bagi satpam untuk mengelilingi rumah itu yang luasnya hampir menyamai lapangan sepak bola.

“Pada kemana aja siiih !!!” teriak Ndoro Diajeng.
“Baru juga jam satu, gerbang jangan di kunci !!”
“Wooyy!!”
Teriakannya sia-sia, mungkin satpamnya sedang berada di belakang rumah. Memastikan keadaan aman-aman saja, agar keluarga Raden Ratawwobah nyenyak dalam tidurnya.

“Kenapa engga masuk mba?” tanya seorang petugas ronda yang kebetulan melintas di tempat itu.

“Heh, lancang banget sih!! Panggil-panggil Mbak, emang aku mbakmu?!” omel Ndoro Diajeng
“ya, kalo udah tua biasanya saya panggil Mbah”
“Ngelunjak!! Sekarang buat nembus dosamu, panggil satpam-satpam ga penting itu kemari”
“Kenapa ga panggil sendiri?!” jawab ketus petugas ronda.

“Liat ngga tuh gerbang dikunci?? matamu dimana??”
“Gerbang ini engga pernah di kunci mba” jawabnya sambil mendekati gerbang. “Gembok memang dipasang, tapi engga pernah dikunci” lanjutnya. Setelah gembok dilepas, dengan mudah petugas ronda itu mendorong gerbang beberapa centi saja. Dengan muka kemenangan, Ndoro Diajeng ditinggalkannya sendirian.

“Hey, bukain dong!!” rengek gadis itu.
“Buka aja sendiri” balas petugas ronda tanpa sedikitpun membalikkan badan.

“Jangan salahkan kegelapan, ambil lilin dan nyalakan

Advertisements

2 comments on “Bukain dooong!!

  1. puisikekasih
    June 24, 2012

    wew.. 😀

    Like

  2. Begawan Ariyanta
    June 27, 2012

    hnghnghng.. is is is mosok omahe dewe digembok po ora kok malah sing luwih ngerti tukang ronda.. barangkali gadis2 jaman sekarang begitu.. donya wae lali po meneh akhirat..

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 17, 2012 by in Cerita and tagged , , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: