SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Budaya? Ya!

Orang itu terdiam, tampak sulit menjawab pertanyaanku yang mungkin agak sedikit mengusik dirinya. Dengan wajah serius dia berkata “oke, karena kamu yang bertanya. Akan aku ceritakan sesuatu yang aku berat menjalaninya” Dia adalah salah seorang teman dekat yang selalu bersedia aku ajak untuk berdiskusi. Mulai dari masalah sederhana hingga topik yang berat sekalipun. Selalu ada hikmah dari perbincanganku dengan dia. Seperti saat ini.

“Seperti yang kamu tahu, aku ambil jurusan pendidikan Bahasa Inggris” ucapnya. “Dan disana aku diajarkan mengenai bagaimana menjadi guru yang baik. Baik itu kepada anak SD, SMP, SMA”. Ia berhenti sejenak. Menarik nafas panjang.

“Dan juga diajarkan bagaimana mengajar kepada anak yang lebih kecil lagi, seperti anak-anak TK. Dan bagian inilah yang aku kurang setuju”

“Kenapa engga setuju? Bukankah setahuku banyak yang melakukannya?” tanyaku
“Sebelum aku jawab, aku mau nanya. Berapa banyak anak Indonesia mengenal budayanya sendiri?”
“Aku percaya banyak yang tahu, hanya saja yang tidak tahu juga tidak kalah banyak” aku mencoba menjawab pertanyaannya.
Dia tersenyum, dengan pasti dia berkata,
“Aku yakin, banyak diantara orang tua yang menggunakan bahasa Indonesia untuk berdialog dengan balitanya.” terangnya. Aku ganti tersenyum mendengarnya. Karena kepada Irul, kami sering menggunakan bahasa indonesia daripada bahasa Jawa.

“Dan sedikit orang tua yang menggunakan bahasa daerahnya untuk berbicara dengan balitanya. Perhatikan generasi dibawah kita. Berapa banyak anak muda khususnya pemuda Jawa tidak bisa berbahasa Jawa Halus. Mereka berbicara dengan orang tuanya dengan bahasa jawa kasar.”

Aku terdiam. Dia benar. Banyak pemuda -karena kami disini mendiskusikan kami sendiri, pemuda jawa yang kesulitan berbahasa jawa- kurang mengerti bahasa ibunya, kehilangan unggah ungguhnya.

“Semenjak kecil mendengar bahasa Indonesia, mengikuti program bahasa Inggris, lantas mau dikemanakan bahasa Jawa? bahasa yang menunjukkan jari diri mereka sendiri.”

“Menurutmu, kapan waktu yang tepat untuk memberikan program bahasa inggris tersebut?” tanyaku

“SMP. Karena sebelum usia itu, harus sudah ditanamkan budaya dari suku bangsa masing-masing. Sehingga mereka menjadi tahu siapa sesungguhnya mereka, dan tahu harus bagaimana menyikapi perubahan tanpa terseret arus modernitas.”

Ya. patut direnungkan.

Advertisements

3 comments on “Budaya? Ya!

  1. Begawan Ariyanta
    July 2, 2012

    Sampai sekarang saya tidak pernah bisa lancar berbahasa jawa halus (krama inggil lan krama madya) pasti keliru.. saya masih ingat dulu pas ibu saya mengajari saya bahasa jawa halus waktu saya kecil (TK mungkin) justru diejek sama orang lain (maklumlah ibu saya hanya sampai kelas 3 SD dan bapak saya hanya sampai kelas 2 SD, jadi mungkin orang2 kampung saya “merendahkan” orang tua saya.. is is is.. tak patut, tak patut): “anaknya Pak …… kok pakai bahasa jawa halus, gak perlu itu” <– ini fakta bung.. dan sejak saat itu bahasa jawa halus saya kacau balau karena memang tidak pernah diajari dan diberikan kesempatan untuk berbahasa jawa halus.. Namun demikian, karena berbahasa jawa halus merupakan suatu hal penting agar kita bisa menghargai orang dan dihargai orang maka sudah selogis-nya saat ini saya belajar sedikit demi sedikit untuk berbahasa jawa halus..

    Jadi, menurut PENGALAMAN HIDUP saya, peran orang tua memang penting, tetapi lingkungan masyarakat juga berperan penting juga dalam penanaman berbahasa dengan baik dan benar pada khususnya dan berbudaya pada umumnya..

    Like

    • Satusatuen
      July 2, 2012

      komentare manteb banget..dowoooooooo.

      tepat.
      peran orang tua sangat penting dalam membangun kepribadian anaknya.

      Like

      • Begawan Ariyanta
        July 2, 2012

        ketoe lagi pisan iku komentarku pener ya? hahaha.. gak papa ajar2 komen barang hahaha

        Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 29, 2012 by in Motivasi and tagged , , , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: