SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Hujan oo Hujan

Hujan sore ini membuat beberapa rencana yang sudah kami susun menjadi tertunda. Sedang si kecil tetep merengek untuk jalan-jalan meski ia melihat sendiri langit sedang menyirami tanamannya. Disaat yang sama, tetangga sebelah memutar lagu November Rain dari band Guns N Roses dan membuat suasana serasa klop. Klop tema hujan-nya.

Jika diingat-ingat, ada banyak sekali pemusik maupun aktor menggunakan HUJAN sebagai nama atau bagian dari karyanya. Baik itu judul lagu, sebagian syair, atau bahkan sebagai nama band itu sendiri.

The Everly Brothers pada 1962 yang mempopulerkan Crying in the Rain melejit dan menjadi hits. Kemudian trio Norwegia, A-ha merecycle lagu itu pada 1989. Kedua versi ini sukses.

The Beatles sepertinya mendapat ilham dari fenomena yang sama. Dibuatlah Rain dalam Paperback Writer pada 1966. B.J. Thomas menyenandungkan Raindrops Keep Falling on My Head pada tahun 1969

Pada tahun 1970, Creedence Clearwater Revival menulis lagu Have You Ever Seen The Rain? dan berhasil menduduki tangga musik teratas di Kanada.

Led Zeppelin, Band rock legendaris asal Inggris, juga menulis lagu balada cinta bertema hujan The Rain Song pada tahun 1972. The Weathers Girls merilis It’s Raining Men pada tahun 1982 yang dinyanyikan ulang sejumlah penyanyi dan sering dipakai bergoyangan di lantai disko.

Milli Vanilli menghebohkan kancah permusikan dengan Blame It on The Rain (1986) meski hanya lip sync bukan benar-benar suara duo penyanyinya.

Peabo Bryson mengantar Can You Stop the Rain (1991) dengan RnB-nya. Kemudian Stevie Wonder membawakan Rain Your Love Down ( 1995).

Diatas hanyalah sedikit dari sekian banyak musisi yang mengabadikan kejadian alam menjadi sebuah karya fenomenal. Pun juga di Indonesia, ada sebuah band yang menamakan kelompok musik mereka The Rain, Mendung Tak Berarti Hujan-nya Deddy Dores & Ella, Selamat Jalan Kekasih kepunyaan Chrisye yang ada kata Hujan di awal lagu, Gerimis Mengundang karya Slam band asal Negeri Jiran.

Hujan gerimis ajeee, ikan teri di asiinin.. syair lagu dari salah satu legend Indonesia, Benyamin Sueb. Utopia dengan lagu Hujan-nya. Dan masih – sangat – sangat – sangat banyak lagi yang lain.

Sungguh sebuah kejadian alam yang terlihat biasa, namun mampu membawa romantisme dan jika di olah oleh mereka yang kreatif mampu menghasilkan sebuah karya fenomenal.

Oh iya, lantas siapa aktor yang menggunakan fenomena alam sebagai namanya ya?? coba lihat film Ninja Assasin. Pemeran Utamanya yang juga aktor asal Korea menamai dirinya dengan fenomena tersebut.

Advertisements

One comment on “Hujan oo Hujan

  1. Bung Iwan
    December 10, 2012

    ini pasti si tetangga ntar nonton konsernya GnR.
    Btw, hujan memang bikin suasana syarin… eh. syahduuu….

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: