SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Islamophobia Pasca Boston Marathon

Dalam adegan film War of the Worlds, dikisahkan seorang ayah harus menyelamatkan diri dan 2 anaknya dari bahaya serangan alien. Di film itu ada adegan sang anak bertanya kepada ayahnya mengenai siapa pelaku serangan tersebut. Belum juga dijawab, si anak menambahkan dengan pertanyaan “apakah kita diserang teroris?”. Sang ayah yang diperankan oleh Tom Cruise membantah pertanyaan itu dengan penjelasan bahwa mereka baru saja diserang oleh alien jahat. Mereka memutuskan untuk pergi ke Boston, tempat Kakek dan Nenek mereka. Tempat yang mungkin bisa memberi rasa aman dari alien. Film yang baru saja diputar oleh salah satu stasiun televisi itu menampilkan pemandangan kota yang rusak. Salah satunya kota Boston, tujuan lari mereka. Film diakhiri dengan kemenangan pihak manusia yang berhasil memanfaatkan kelemahan alien dan menyelamatkan para pengungsi. Tom Cruise berhasil menyelamatkan anaknya dan mengantarkan bertemu orang tua beserta kakek neneknya. Ada kemiripan dengan apa yang terjadi esok hari setelah kami menonton film tersebut..

Hari berganti, Selasa, 16 April 2013 sebuah ajang Marathon yang digelar pada Hari Patriot sejak 1897 mendadak menjadi sebuah tragedi. Bom meledak di acara tersebut. Ajang yang start di Hopkinton, Massachusets dan berakhir di Copley Square Boston itu menjadi berita dunia. Darah berceceran, kepanikan terjadi, pelari yang belum memasuki finis dihentikan 1 km menjelang garis finis. Beberapa event dihentikan, pewarta berdatangan, petugas medis dikerahkan, pemerintah langsung bergerak, beberapa statmentpun meluncur. Seorang kolumnis garis keras lewat twitternya menyalahkan umat Islam yang melakukan pengeboman di Boston Marathon ini. Beberapa pengguna twitter menanyakan perihal kenapa menyalahkan umat Islam, namun dijawab bahwa umat Muslim harus dienyahkan dari muka bumi. Memang twit tersebut lantas dihapus dan ia mengakui bahwa ia sarkastik, namun hal itu bukti bahwa islamophobia masih mengakar dengan kuatnya.

Saat menyaksikan berita bom Boston Marathon tersebut, bukanlah siapa pelaku sebenarnya yang ada dalam pikiran penulis. Melainkan bagaimana kondisi saudara muslim yang berada disana pasca kejadian tersebut. Mengingat begitu besarnya islamophobia disana. Telah banyak artikel yang mengulas mengenai perlakuan terhadap islam di berbagai negara khususnya negeri paman sam tersebut. Tak sedikit yang diperlakukan dengan tidak baik. Bahkan beberapa diantaranya mengalami pembakaran masjid karena dibenci oleh warga sekitar.

bom boston marathon

ledakan kedua. meminjam dari Getty Images , Yahoo.

bom boston marathon

Ledakan di Boston Maraton dekat Coply Square. Foto meminjam dari Yahoo

Terlepas dari siapa pelaku sebenarnya, sungguh, sikap masyarakat pasca kejadian ini adalah yang sangat mengkhawatirkan. Islam sedang berkembang disana. Sedang meletakkan posisi duduknya. Tidak sedikit yang menjadi mualaf dan seperti yang kita ketahui, mempertahanankan keimanan adalah hal paling sulit. Terlebih bagi mereka yang baru mendapatkannya. Pertentangan oleh orang terdekat atau keluarga merupakan hal lumrah, namun akan bertambah berat apabila didukung oleh stigma masyarakat kebanyakan.

Kami berharap, pasca kejadian bom Boston Marathon ini tidak ada kejadian yang menyudutkan islam. Tidak ada lagi kejadian yang meneror saudara seiman disana. Cukuplah apa yang mereka alami dan semoga tidak terjadi lagi. Doa kami bersamamu saudaraku.

Advertisements

2 comments on “Islamophobia Pasca Boston Marathon

  1. E-One
    April 17, 2013

    Kemarin kabarnya ada WN Arab yang ditangkap, “hanya karena dia arab”. Tapi akhirnya dilepaskan karena tidak cukup bukti. Islamophobia sudah ada sejak 1400 tahun yang lalu, mas… seharusnya kita sudah biasa saja, ndak perlu ditanggapi serius. πŸ™‚

    Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. Ali-Imron: 54)

    Pihak lain (non-islam), terutama kalangan “elite” percaya bahwa agama inilah yang akan menguasai dunia. Oleh karena itu mereka selalu berusaha menjatuhkan Islam, dengan cara apapun. Namun percayalah, itu tidak akan pernah berhasil. πŸ™‚

    Like

    • Satusatuen
      April 17, 2013

      ya, memang sudah ada dari dulu sih. hanya saja, saya merasa sangat prihatin, jika menilik saudara seiman disana, berjibaku dengan sikap yang tidak menyenangkan atas agama mereka

      Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 16, 2013 by in Cerita and tagged , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: