SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Pikirkan Lagi Baik-Baik Sebelum Melakukan Ini

“Brrrmmmmmmmmmmm…” Suara keras itu memekakkan telinga . Kami spontan menoleh ke arah datangnya suara tersebut. Tampak seorang pengendara motor memacu tunggangannya dengan kencang. Seakan kurang puas, gas ia putar lebih dalam. Suara deru mesin semakin menjadi. Diikuti dengan roda depannya yang terangkat. Kami keheranan. Apa gerangan yang membuat dia seperti itu?

Apakah dengan wheely* di tengah padatnya jalan raya akan menambah persentase kegantengannya? Ataukah dengan ngebut akan menambah nyawanya beberapa hari? Apa mungkin ia sedang ingin berkata “Motorku mahal nih coyyy!!”??
Tapi kami rasa tidak demikian.

Kami merasa, ia sedang ingin menghemat usia ban depan motornya. Dengan melakukan wheely maka ban sedikit berkurang penggunaannya. Namun apakah demikian adanya? Ingin menghemat usia ban dengan mempertaruhkan nyawa? Kok rasanya tolol banget.

Sebentar, kami menemukan petunjuk baru. Dia ngebut kenceng banget. Apakah ia sangat tergesa-gesa sehingga harus ngebut. Waktunya sangat mahal sehingga harus dikejar dengan mempertaruhkan nyawa sendiri dan orang lain. Tidak peduli apabila harus mengalami kecelakaan atau tidak, yang penting waktunya dikejar?
Ya ya ya, kami sepakat bahwa dia orang super sibuk dengan waktu yang teramat mahal.

Tapi..
Bukankah jika orang sibuk akan memenej waktunya dengan sebaik mungkin. Mengaturnya, menjadwalnya sedemikian rupa sehingga tidak atau jangan sampai terjadi hal yang membuat rencana atau planningnya terganggu. Masa sih orang penting macam itu harus ngebut bahkan wheely di tengah jalan yang padat. Saya rasa tidak. Saya yakin, seseorang akan berangkat lebih awal agar tidak terlambat jika ia adalah orang penting. Karena orang penting akan menjaga diri agar tetap aman, tidak kurang suatu apa sehingga dapat menyelesaikan tugas dengan baik.

Lantas apa alasan dia melakukan seperti itu? Apakah ia seorang pembalap? Tapi bukankah seorang pembalap cukup mengerti resiko yang ditimbulkan. Rasanya itu kurang dapat diterima.

Hmm, lantas apa ya??

Kami semua terdiam. Masing-masing dengan analisisnya. Saling memacu sel abu-abu untuk menemukan jawaban dari keheranan hari ini. Memutar gas lebih dalam agar ide segera melesat dan keluar memberikan pencerahan.

“Ahh..aku tahu” seru salah satu dari kami.

Kami langsung menatapnya penuh harap. Semoga ia memberikan setitik cahaya agar kegelapan dalam ruang tanya segera menghilang. Dengan telunjuk didekat hidungnya ia berkata, “Ia adalah orang sibuk. Sangat sibuk. Sampai harus ngebut dan wheely ditengah padatnya jalan raya. Ia sangat sibuk”
“Emang dia sibuk apa??” tanya saya balik.
“Dia sibuk mencari OTAKnya yang hilang” lanjutnya kembali.
“Ooo.. berarti dia Orang Yang Tidak Punya Otak” ucap kami kompak.

wheely : mengangkat roda depan saat motor melaju (pengartian sendiri hehe)

Advertisements

2 comments on “Pikirkan Lagi Baik-Baik Sebelum Melakukan Ini

  1. Susi
    June 17, 2013

    Hahahahaha…. smart talk….
    semua kemungkinan bisa jadi benar. hahahaha….
    makasih tuk tawa & senyum dipagi hari.

    Like

    • Satusatuen
      June 17, 2013

      senang bisa membuat orang lain tertawa bahagia. terima kasih kembali

      Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 16, 2013 by in Cerita and tagged , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: