SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Filosofi Gedhang dan Kacang

Gedhang dan Kacang

Ketika membaca judul diatas, sebaiknya anda membaca dengan penekanan. GE-DHANG dan KA-CANG, seperti itu. Akan lebih baik menggunakan sedikit jeda. GE—DHANG dan KA—CANG, begitu lebih baik. Ada apa sebenarnya? kenapa harus seperti itu? apakah filosofi gedhang dan kacang?

Gedang dan kacang atau PISANG dan KACANG adalah makanan yang sering disajikan dalam rapat (biasanya) kampung. Atau menjadi cemilan saat begadang ronda. Bisa juga begadang saat malam widodaren (malam menjelang hari pernikahan). Gedang dan kacang bagi sebagian orang hanya menjadi cemilan saja. Tidak lebih. Namun bisa menjadi sesuatu yang “keren” . Aneh banget kan? gedang dan kacang bisa jadi sesuatu yang keren??

Seseorang atau suatu kelompok yang memiliki etos kerja tinggi. Bersikap layaknya profesional dalam bekerja. Sanggup dalam tim maupun perseorangan. Produktifitas tinggi dan layak mendapatkan promosi, bisa disebut GEDHANG. Begitu ia menerima job desk, mempelajarinya sebentar dan tanpa banyak bicara bergegas mengerjakan hingga tuntas adalah GEDHANG. Terjun kelapangan kemudian memetakan masalah lantas secepat kilat menentukan langkah penyelesaian atau eksekusi adalah GEDHANG. Terus menerus memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri adalah GEDHANG. Kita perlu menjadi seperti itu. Menjadi GEDHANG yaitu GEDHE le TEMANDHANG. Banyak bekerja tanpa perlu banyak bicara. 

Seseorang atau suatu kelompok yang memiliki etos kerja rendah. Loyo dalam bekerja. Ngedumel dalam tim dan susah bekerja perseorangan. Produktifitas rendah dengan segudang pertimbangan untuk diperpanjang kontrak, bisa disebut KACANG. Begitu menerima job desk, mengeluh dulu, berteori dulu, membicarakan kemungkinan gagal, membayangkan kegagalan lebih banyak, bisa disebut KACANG. Mendapatkan tantangan namun tidak langsung ke pokok masalah, malah melimpahkan kepada bawahan dan cenderung menyalahkan, bisa disebut KACANG. Tidak mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri dan lebih memilih mencari segudang alibi, bisa disebut KACANG. Memberi janji-janji sebelum pemilihan dan melempem setelah menjabat, bisa disebut KACANG. Tidak perlu menjadi seperti itu karena KACANG adalah KAKEAN CANGKEM. Banyak bicara dan tidak banyak bekerja. (saya tahu kerjaan tidak mudah, tapi kalo sekedar PRIHATIN, saya juga bisa.)

Maka, jadilah GEDHANG!! (gedhe le temandhang/banyak bekerja)
jangan menjadi KACANG!! (KAKEAN CANGKEM/banyak bicara)

Advertisements

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 26, 2013 by in Cerita and tagged , , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: