SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Mudahnya Melupakan

Sering kali dihadapkan dengan rencana-rencana Tuhan yang kita tidak mengetahui dan sesering itu pula kita lupa dengan tersenyum. Entah bagaimana seakan tersenyum menjadi sangat asing dan sangat sulit dilakukan. Lantas menghitung kembali sejumlah kegagalan dan lupa keberhasilan yang telah diraih. Mudah pula melupakan syukur ketika rezeki berlimpah ruah namun begitu mudahnya mengeluh ketika kesulitan berada dihadapan mata. Mengapa lebih memilih untuk melupakan?

Sangat mudah untuk melupakan Cinta. Jutaan cinta yang diberikan setiap hari begitu mudah dilupakan hanya karena sebuah kesalahan. Lebih memilih Amarah daripada Memaafkan. Satu kesalahan menjadi begitu besar dan menutupi semua kebaikan yang pernah dilakukan. Seakan butuh hari khusus dan papan tulis raksasa untuk mengingat jasa dan kebaikan. Hari Ibu misalnya.

Omong kosong yang mengatakan “mencintai ibu ada di setiap hari”. Bullshit yang mengatakan “mencintai ibu tidak hanya di Hari Ibu saja”. Lihatlah kedalam. Berapa banyak waktu yang terbuang untuk diri sendiri?
Berapa banyak waktu yang terbuang dengan pacar?
Berapa banyak waktu yang terbuang untuk memuaskan hobi dan kesukaan?
Lebih memilih update status di jejaring sosial ketimbang berbincang dengannya. Seberapa sering memikirkan kondisi kekasih daripada Ibu? Berapa persen ruang ingatan untuk kebaikan Ibu dan kebaikan pacar kesayangan? Begitu mudahnya menghapus dan melupakan kebaikan. Begitu mudahnya mengingat kesalahan. Begitu mudahnya memilih Kemarahan. Begitu sulitnya mengingat Maaf dan Senyuman. Buta betapa besar nilainya.

Cintai setiap hari. Sadari betapa besar nilainya sebelum tidak lagi di sisi.

Advertisements

4 comments on “Mudahnya Melupakan

  1. Pingback: Timnas U-19 dan Bualan Pasca Hasil Final AFF. | Be Happy Brother

  2. Miftahur
    September 24, 2013

    Mungkin salah satu hikmah dari hidup di perantauan adalah jd lebih banyak ingat dan mendoakan Ibu 🙂
    Kalau di rumah & tiap hari ketemu memang sensasinya beda sm di perantauan gini… heheh…

    Like

  3. Ditta Permata
    October 30, 2013

    jadi kangen sama mama 😥
    maafkan aku, ma… 😥

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 18, 2013 by in Cerita and tagged , , , , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: