SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Menanti Realisasi Para Pengobral Sumpah

Pernah mendengar Sumpah Palapa yang diucapkan oleh MahaPatih Gajah Mada? Pernah??
ah boong, memangnya berapa usia njenengan? :v hahaha becanda.
oke ini serius.
Kita pernah mendengar cerita tentang sumpah palapa, yang sangat melegenda. Kurang lebih seperti ini sumpahnya :

Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

 

Tahu  artinya? tak perlu buka kitab. Saya bantu mengartikan.

Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”.

Kok saya tahu artinya?  jelas tahu, lha saya ambil dari Wikipedia. :v

Dan seperti yang kita tahu bahwa Sang Maha Patih TELAH melaksanakan sumpahnya. Semoga ia tenang dialamnya dan -sambil makan buah pala-.

Ratusan tahun kemudian.

Telinga kita pernah mendengar sumpah yang diucapkan oleh orang-orang terkenal. Satu diantaranya menuliskan melalui media sosial Twitter yang sudah pasti tidak ada di jaman Gajah Mada. Jika ada, mungkin Gajah Mada akan memilih melakukannya lewat twit. Ngirit dan engga capek. Tidak perlu teriak-teriak. Jika gagal menaklukkan nusantara dan ternyata tetap makan buah pala, dia hanya perlu berkata :

“Akun palsu itu ngetweet sesuatu tentang saya”

sumpah dhani potong kemaluan

akun palsu??

Mana sumbernya? jangan asal ah. Mampir sini.

Masih ada lagi. Hanya saja sumpah ini bukan berupa pemotongan hewan kurban *eh

Namun sumpah untuk jalan kaki Jakarta – Jogja.

Emang ada sumpah itu? oh ada.

Diucapkan oleh Bapak Reformasi Indonesia lho. Amien Rais pernah menyatakan janji akan berjalan kaki Jakarta-Jogja pulang pergi, jika ada bukti kliping yang memuat pernyataan kalau dirinya pernah mendesak Prabowo diajukan ke mahkamah militer terkait penculikan aktivis 1998.

Oke, lihat gambar berikut.

sumpah amien rais jalan jogja jakarta

Republika terbitan 24 Juni 1998

Sebaiknya produsen obat koyo, balsem, minuman energi bersiap meningkatkan produktifitasnya dan memasang booth di sepanjang jalan yang akan dilalui.
Sumbernya dari sini

Masih ingat Anas Urbaningrum? Kasusnya apa? dan bagaimana sumpahnya?

“Jika terbukti korupsi, maka gantung Anas di monas” kurang lebih gitu ya tweps, eh sob. Sory keliru, soalnya Anas Urbaningrum sendiri yang bilang, “Oya tweeps. Sy ngetwit sendiri, akun ini tidak dibajak,” ujarnya lewat akun @anasurbaningrum.

Sumber?? salah satunya Disini.

Masih ingat Akil Mochtar? Potong jari?

Akil Mochtar pernah melontarkan ide potong jari tangan untuk pelaku korupsi. Selain itu, ia juga mengusulkan untuk memiskinkan koruptor. Tujuannya tak lain agar menimbulkan efek jera. Setelah ia ditangkap dan kemudian ditanya oleh wartawan mengenai hukuman potong jari, seketika itu juga, plak!! wartawan itupun ditampar. “wew”

Sumber? Disini ada. Berita Akil tampar wartawan ada juga disini.

Oh iya, ada lagi. Anak Rhoma Irama, Debby Rhoma, pernah menulis di Facebook-nya akan pindah ke luar negeri jika Jokowi menjadi presiden. “Jika Joko Widodo nyapres & jika tidak ada Rhoma Irama dalam bursa capres 2014 saya bertekad untuk PINDAH DARI JAKARTA, & jika Joko Widodo terpilih menjadi Presiden 2014 maka saya bertekad untuk PINDAH NEGARA. Sebagai warga Jakarta berharap mempunyai Gubernur yang istiqomah, yang komit dengan janjinya memimpin Jakarta setidaknya 1 periode, bukan setengah atau seperempat periode… .” tulisnya pada 13 Mei 2014.

Joss, om. Kapan pindahannya?
Salah satu berita ada disini

Nama-nama yang tertulis diatas, kecuali Maha Patih Gajah Mada, belum melaksanakan sumpah atau janji mereka. Mungkin mereka lupa. Yaa, kita ingatkan lagi.

Bagaimana jika ia melanggar sumpahnya?

Mungkin ia harus membayar kaffarah. Coba cek kesini mengenai Pelanggaran Sumpah dan Kaffarahnya. Karena sumpah-sumpah diatas adalah sumpah yang buruk, sebaiknya dilanggar saja. Konsekuensina ya Kaffarat Sumpah.
1. Memberi makan 10 orang miskin.
2. Memberi pakaian 10 orang miskin.
3. Membebaskan budak.
4. Berpuasa selama tiga hari.
Gampang tho itu? Hukuman 1-3, pasti gampang buat mereka yang bergelimang harta. Sedangkan hukuman 4 sangat mudah dilakukan oleh orang yang terbiasa berpuasa. Jadi tidak perlu repot-repot berdalih akun dibajak dan lain sebagainya.

Tulisan ini dibuat bukan untuk menjelekkan seseorang, melainkan untuk menjadi pengingat bahwa janganlah mudah untuk bersumpah. Terlebih sumpah yang negatif. Jikapun ingin bersumpah, bersumpahlah yang baik. Positif.

Misal, “jika Capres A tidak terpilih maka saya bersumpah akan memotong kambing dan membagikan dagingnya ke anak yatim piatu.” Itu lebih adem dan produktif bukan.

Advertisements

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: