SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Kebiasaan Dan Tempat Yang Menurunkan Kesehatan Telinga

Banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat menurunkan kesehatan kita, khususnya telinga. Telinga merupakan salah satu panca indera pada tubuh kita. Pada penggunaannya, telinga digunakan untuk mendengar.

Ada beberapa kebiasaan dan tempat yang dapat menurunkan fungsi pendengaran.

Kebiasaan yang menurunkan kesehatan telinga

1. Menggunakan Earphone

Earphone seringkali digunakan untuk mengusir kebosanan, sedang berolah raga ataupun menunggu sesuatu, busway misalnya. Seringkali earphone digunakan lebih dari 20 menit dengan volume yang kencang. Apabila hal tersebut dilakukan terus menerus, penggunaan earphone yang berlebihan dapat mengakibatkan gangguan pendengaran pada telinga.

Mungkin pernah mendengar Tinnitus?. Tinnitus adalah gangguan telinga berupa suara berdengung. Jika kejadian tersebut terjadi dalam jangka waktu yang panjang dapat mengakibatkan kelelahan mental, depresi, bahkan halusinasi.

 

Kebiasaan yang menurunkan kesehatan telinga berikutnya adalah

2. Berada dalam kondisi yang sangat bising.

Profesi yang bekerja di pabrik, bandara, bengkel, diskotik, atau tempat-tempat yang berpolusi suara tinggi dapat mengurangi fungsi pendengaran. Manusia memiliki batas toleransi pendengaran. Toleransi untuk telinga manusia adalah 85 desibel. Diatas 130 desibel dapat mengakibatkan tuli permanen. Namun, durasi keberadaan di lokasi juga sangat menentukan. Meskipun tingkat kebisingan tidak mencapai 100db, namun jika berada disana terus menerus, hal tersebut dapat menurunkan kesehatan telinga.

tangga intensitas suara

 

3. Kebiasaan membersihkan telinga.

Terkadang membersihkan telinga menggunakan cottonbud dapat dikontrol namun sebagian memasukkannya terlalu dalam. Sebenarnya tidak dianjurkan atas penggunaan cottonbud ini.

batasan penggunaan cottonbud

Pada dasarnya, di rongga telinga kita ada rambut yang mengantarkan suara. Disana pula kotoran telinga terbentuk. Nah, alih-alih membersihkan, saat penggunaan cottonbud inilah yang sesungguhnya mendorong kotoran semakin masuk ke dalam. Hal tersebut akan merusak membran telinga. Itulah resiko untuk orang yang tidak menyadari saat membersihkan telinga terlalu dalam.

Adapun resiko lain penggunaan alat tersebut adalah mengakibatkan luka di liang telinga, lecet, sehingga terjadi infeksi pada liang telinga. Bahkan dapat menyebabkan tertusuknya gendang telinga hingga robek pada gendang itu sendiri. Dari robek itu sendiri dapat mengakibatkan infeksi telinga hingga tuli.

Solusi :

Apabila teman-teman ingin mendengarkan musik menggunakan earphone, atur batas volumenya. Maksimal hanya 60% dari kemampuan earphone tersebut. Atau secara gampang, kita bisa mengatur setengah volumenya.

Jangan gunakan earphone lebih dari 20 menit. Istirahatkan telinga 5 menit setiap 15 menit pemakaian earphone.

Bersihkan earphone secara berkala. Karena kondisi lembab, basah, dapat menyebabkan penumpukan kuman di daerah tersebut dan mengakibatkan infeksi pada telinga bagian luar.

Gunakan earplug saat bekerja di tempat-tempat yang memiliki tingkat kebisingan tinggi, di pabrik, bandara, bengkel dan lain sebagainya.

Sebenarnya, kotoran telinga banyak terbentuk dari telinga bagian luar. Oleh karena itu, dianjurkan cukup membersihkan bagian telinga luar saja. Kita dapat meminimalkan masuknya kotoran dari telinga bagian luar ke dalam.

Sesungguhnya, jika produksinya tidak berlebihan, tidak sampai mengganggu pendengaran, kita tidak perlu melakukan apapun. Telinga memiliki mekanisme pembersihannya sendiri.

Jika teman-teman merasa kotoran telinga menumpuk dan mengganggu pendengaran, segera ke klinik THT agar dibersihkan secara higienis. Sehingga kita tidak melakukan sesuatu yang mungkin menurunkan kesehatan telinga.

 

Ditulis dengan referensi dari tayangan DR OZ Indonesia

*ditulis saat “dijewer” Tuhan. Telinga kanan penulis bengkak karena iritasi. hihihi
#abaikan yang ini

Advertisements

2 comments on “Kebiasaan Dan Tempat Yang Menurunkan Kesehatan Telinga

  1. Pingback: Kebiasaan Dan Tempat Yang Menurunkan Kesehatan Telinga | The Talen

  2. ersa
    September 15, 2014

    Wahh baru tau kalau bisa gitu yah gangguan telinga, infonya bagus: )

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: