SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Ayo Gila!

Orang kurang waras itu berjalan sambil menikmati sebungkus wedang kacang hijau. Tangannya meremas bungkus plastik hingga seluruh isinya keluar. Saat tegukan terakhir, ia menghentikan langkahnya lalu menoleh ke belakang. Terlihat tempat sampah lusuh di depan toko yang belum buka. Kurang lebih 15 meter dari ia berdiri. Dihampirinya tempat sampah dari anyaman bambu tersebut dan dilemparkanlah bungkus plastik itu ke dalamnya.

Kami tersenyum melihat kejadian menarik ini. Bagaimana tidak. Disaat sebagian besar orang yang menyebut diri mereka “waras” membuang sampah sembarangan, orang “tidak waras” ini justru membuat satu hal yang berbeda. Membuang sampah pada tempatnya.

Di lain waktu, seorang kawan menolak saran untuk mengembangkan bisnisnya. Ia menolak untuk mengembangkan bisnis yang ia rintis jika menggunakan cara yang disarankan. Secara tegas ia mengatakan bahwa tidak akan bekerja sama dengan oknum tertentu demi kelancaran berbisnis. Ia memilih untuk jujur dalam menjalani naik turunnya perniagaan yang ditekuninya. Alih-alih mendapat dukungan, ia justru disebut “gila” oleh pemberi saran tersebut.

Lain lagi dengan Bunga ( mungkin nama sebenarnya ). Ia mendaftar pada sebuah perusahaan demi sebuah pekerjaan. Pada hari yang telah ditentukan, bersama dengan ratusan canaker lain, ia menjalani test kesehatan di sebuah rumah sakit yang telah ditunjuk oleh perusahaan. Tanpa beban ia menjalani berbagai uji laborat yang diminta karena merasa bergaya hidup sehat.

Sampailah Bunga kepada tahap akhir. Dokter membacakan hasil uji dihadapannya. ” Hasil test menunjukkan hal yang kurang baik.” jelas sang dokter. ” Perusahaan membutuhkan pekerja yang sehat. Namun jika kamu benar-benar ingin bekerja, hal ini bisa diperbaiki” ujarnya di hadapan Bunga yang mulai mengerti arah pembicaraan.

Gadis itu ingin tahu, penasaran dengan kelanjutannya. Kemudian ia beranikan diri untuk bertanya. ” Emm, lalu bagaimana memperbaiki hasilnya, Dok?”. Dokter itu menuliskan sesuatu di atas sepotong kertas. Menyerahkan kepada Bunga dan berkata ” Nanti jika sudah siap, hubungi saya “. Bunga tersenyum. Dilipatnya kertas tersebut dan disimpannya nomor hape Dokter itu di saku baju. Ia berpamitan dan bergegas pulang. Dengan langkah percaya diri disusurinya lorong rumah sakit tersebut. Sesampainya di luar, kertas pemberian Dokter tadi telah berpindah tempat. Berpindah di tempat sampah seperti seharusnya.

Tiga kisah diatas bukan rekaan semata. Melainkan kisah yang pernah terjadi dan mungkin masih terjadi. Tiga potongan kisah menampilkan tiga tokoh “gila” yang semuanya mencampakkan hal yang sering dianggap lumrah oleh orang “waras”.

Terlihat aneh? oh, itu relatif. Di mata siapa dulu. Bagi mereka yang terbiasa “gila”, hal di atas sangat lumrah. “itu mah biasa. Lumrah” kata mereka. Bahkan beberapa diantaranya berkata kepada Bunga, “alaaah, palingan cuma disuruh ngangkang dikit aja”.

Sesungguhnya, ada hal yang serupa dengan kisah diatas. Coba tengok atau bahkan lakukan langsung saja. Lakukan hal ini tiap pagi. Saat berangkat kerja atau sekolah, taatilah lampu merah. Jika lampu menyala merah, berhentilah. Jika kuning, bersiaplah untuk berhenti. Kurangi kecepatan. Intinya adalah taatilah peraturan berlalu lintas. Cobalah amati. Adakah mereka yang marah-marah? Atau sekedar menggerutu?

Pasti ada. Dan banyak. Seorang kawan pernah berkata bahwa metaati lampu merah saat pagi hari adalah selayaknya orang yang mempertahankan ideologi. Saat hampir semua orang terburu waktu dan menjadikannya sebagai alasan untuk melanggar lampu merah, orang “gila” ini malah justru metaati rambu-rambu yang “hanya” sebuah lampu itu.

Miris? :v :v

Bagaimana menurutmu? Memilih untuk menjadi “gila” atau “waras”?

 

 

Advertisements

One comment on “Ayo Gila!

  1. JNYnita
    October 29, 2014

    Tertohokk..

    Like

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 9, 2014 by in Cerita.

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: