SatusatuenMagz

Menulis Mengabarkan

Kapan ke Air Terjun Randusari ?

Air Terjun Jogja : Curug Randusari.

Seperti biasa, hari minggu digunakan sebagai hari liburan. Dan liburan kali ini kami menuju satu tempat, yang menurut warga sekitar, baru dua bulan menjadikannya sebagai objek wisata. Curug Randusari demikian mereka menyebut. Curug ini masih sangat alami. Untuk menuju kesana saja memerlukan tenaga yang ekstra. Menuruni persawahan dengan tanah liat basahnya yang menempel di alas kaki adalah hal yang mungkin terasa berat bagi wisatawan yang terbiasa dengan kemudahan-kemudahan.

air terjun randusari

ini dia air terjun randusari

Air Terjun Randusari, sempat dilirik oleh investor saat diresmikan menjadi objek wisata. Namun pengelola memilih untuk menolak tawaran tersebut. Hal itu dikarenakan ketidak inginan mereka menjadi penonton di panggung mereka sendiri. Dikhawatirkan, tidak akan memakmurkan seluruh penduduk desa dan sebaliknya hanya segelintir orang saja yang menikmati. Demikian dilansir dari sumber yang malu disebutkan namanya di blog ini.

Air Terjun Perawan

air terjun randusari jogja

Let’s Ciblon.

Air Terjun Randusari bisa dibilang masih perawan. Saat admin berkunjung kesana, terlihat pengelola bahu-membahu menambahkan beberapa fasilitas yang dibutuhkan oleh pengunjung. Sudah tampak berdiri dua gazebo di kanan dan kiri air terjun, dua unit rest room untuk buang air kecil serta ganti baju. Pengelola juga membuat bendungan kecil sepanjang sungai untuk ciblon atau mandi. Nantinya, bendungan ini akan terlihat seperti sungai bertingkat jika dilihat dari jauh. Terlihat juga upaya untuk menambahkan lagi satu unit jembatan untuk memudahkan akses pengunjung.

air terjun randusari dlingo jogja

Don’t just pipis, think first

Pengelola tampak berusaha menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. Terbukti dengan ditambahkannya tempat sampah yang memanfaatkan karung bekas di banyak titik di sekitar air terjun Randusari. Diharapkan dengan adanya tempat sampah ini, pengunjung turut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan.

air terjun jogja

kebersihan yang selalu dijaga

Dampak Ekonomi Bagi Warga Sekitar

Untuk menikmati keindahan air terjun Randusari, pengunjung tidak dibebani retribusi tempat wisata. Sebagai gantinya, pengunjung diminta ongkos parkir sebesar 3000 rupiah. Adapun rinciannya adalah 1000 rupiah untuk biaya parkir dan 2000 rupiah untuk kas desa. Informasi tersebut didapat dari Sumber-Yang-Malu–Disebutkan-Namanya-Di-Blog-Ini, lagi.

Dari lokasi parkir, sudah terlihat kios-kios yang menjajakan aneka makanan dan minuman yang dijalankan oleh warga sekitar. Mereka terlihat begitu antusias menawarkan dagangan. Menurut salah satu pedagang, sebenarnya setiap hari pengunjung air terjun Randusari tidak pernah berhenti. Hanya saja, pada hari minggu, pengunjung berdatangan mulai pagi hari hingga sore. Sedangkan untuk hari kerja, pengunjung baru berdatangan selepas dhuhur atau sekitar jam makan siang. Meski belum signifikan, namun perubahan sudah ada. Demikian kata Ayu, gadis belia yang sedang menjaga kios ibunya.

air terjun randusari

Ayu

Bagaimana menuju kesana

Ada dua pilihan. Bisa melalui jalur jalan Jogja – Wonosari. Melewati Pathuk kemudian menuju Dodogan atau melalui jalur Jalan Imogiri Barat melewati Kebun Buah Mangunan. Kedua track tersebut sama menantangnya. Persiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Fisik pengendara dan kendaraan harus prima. Sila baca juga postingan ini.

Yuk, kapan ke Air terjun Randusari?

Advertisements

Tinggalkan Pesan ya Sist/Bro (Leave a comment Please)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 13, 2015 by in Pariwisata and tagged , .

Suka pake ini. Kamu?

download chrome

Me


Hai, Selamat datang dan selamat membaca. Tolong tinggalkan jejak disini.
Please, write a comment. Thanks visitin' this blog

Komunitas

Komunitas Blogger Jogja

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: